Advertisemen
Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Pangi Syarwi Chaniago menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok telah melakukan langkah tepat dengan meminta maaf soal pernyataannya yang mengutip Alquran.
Namun, Pangi memperkirakan persoalan yang dihadapi calon gubernur DKI yang lebih beken disapa dengan panggilan Ahok itu bakal selesai. Sebab, Ahok juga harus menghadapi risiko ditinggal oleh calon pemilihnya pada pilkada DKI Jakarta.
Pangi mengatakan, Ahok dan partai pengusungnya harus melakukan upaya ekstra untuk menarik dukungan pemilih. “Untuk membangkitkan kembali animo publik dan harapan dari serangkaian akumulasi kekecewaan yang tinggi, terkait penistaan agama yang dilakukan Ahok," ujar Pangi
Pria yang akrab disapa Ipang itu menambahkan, Ahok dan tim pemenangannya memang harus bekerja keras karena pernyataan calon incumbent pada pilkada DKI itu saat mengutip Surat Almaidah ayat 51 menimbulkan efek luar biasa. Bahkan efeknya sampai menghancurkan prestasi dan kerja keras Ahok selama ini.
Meski demikian, kata Ipang, kondisi yang terjadi saat ini belum merupakan kiamat bagi Ahok yang kembali maju berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat. Pasalnya, masih cukup banyak waktu bagi Ahok untuk kembali memulihkan kepercayaan publik.

Add Comments